Jangankan Karyawan, Robot Juga Bisa Kena PHK

Merdeka.com – Sebanyak 12 ribu karyawan Google terkena PHK. Keputusan untuk memangkas jumlah karyawan karena efisiensi. Sundar Pichai, CEO Google, mengatakan keputusan sulit ini harus diambil agar perusahaan bisa berkembang. Sundar mengklaim, saat ini situasi bisnis perseroan sedang melambat.

“Ini adalah keputusan yang harus saya buat,” kata Sundar.

Penghematan tersebut, beberapa robotic yang membantu memisahkan sampah dan meja di warnet Google pun tak luput dari kebijakan tersebut. Ya, robotic harus diberhentikan. Perlu diketahui, robotic ini dibuat oleh On a regular basis Robots yang merupakan anak perusahaan dari Google sendiri.

“On a regular basis Robots tidak lagi menjadi proyek terpisah dalam Alphabet (induk Google). Beberapa teknologi dan bagian dari tim akan dikonsolidasikan dalam Google Analysis,” kata Denise Gamboa, kepala pemasaran dan komunikasi On a regular basis Robots. NYPostSelasa (28/2).

Praktis, robotic yang dibuat untuk bekerja di warnet Google tidak berumur panjang. Pada tahun 2021, Hans Peter Br√łndmo Kepala Operasi untuk Proyek Robotic Sehari-hari sering mengumumkan di weblog bahwa timnya telah melatih lebih dari 100 robotic yang secara mandiri melakukan berbagai tugas berguna di sekitar kantor Google.

On a regular basis Robots adalah gagasan dari X, pabrik penelitian dan pengembangan “moonshot” Alphabet yang dalam beberapa tahun terakhir terpaksa menutup proyek yang dianggap tidak layak secara ekonomi. Pada tahun 2021, X menutup divisi Loonnya, yang memproduksi balon yang dilengkapi dengan kemampuan pancaran web.

Setahun sebelumnya, Alphabet menghentikan Makani, yang membuat layang-layang yang mampu menghasilkan listrik melalui penggunaan turbin angin mini. Waymo, proyek mobil self-driving Alphabet, perlahan tapi pasti membuat terobosan ke pasar arus utama. Mobil tersebut sekarang beroperasi dalam mode uji coba di tiga kota – Los Angeles, Phoenix, dan San Francisco.

[faz]

This entry was posted in Uncategorized and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *